Showing posts with label Tv Cina. Show all posts
Showing posts with label Tv Cina. Show all posts

Wednesday, 28 May 2014

Cara Servis Tv Cina Kena Petir

Cara Servis Tv Cina Kena Petir. Beberapa hari yang lalu kedatangan pelanggan dengan membawa tv china merek Asatron dengan keluhan tv mati total. Untuk cara dasar perbaikan tv mati total ini pernah saya tulis pada blog ini dengan judul Cara Mengatasi Tv Mati Total bagi yang belum membacanya silahkan baca terlebih dahulu sebagai langkah-langkah awal dalam perbaikannya, dan kasus serupa inipun pernah di share disini yaitu Cara Mengatasi Kerusakan TV Akibat Petir, walaupun kasusnya sama tapi kerusakannya berbeda makanya saya share kembali pengalaman yang sekarang saya temui.

Kita kembali pada akar permasalahan dan cerita dari pengalaman Cara Perbaikan Tv China Kena Petir ini. Hasil dari perbincangan dengan pemilik bahwasanya tv ini pernah saya servis sekitar setahunan yang lalu dengan kerusakan tv mati total. Sebelum saya bongkar saya coba nyalakan tv untuk melihat gejala kerusakannya dan ternyata tv mati dan lampu led indikator tidak menyala sama sekali, sepertinya kerusakan seperti ini terjadi pada blok power supply. Ternyata cepat amat nih tv sudah mengalami kerusakan lagi, apakah tv cina kurang berkualitas atau pekerjaanku yang memang kurang benar yah...?

Tenang dulu jangan buruk sangka, kita lanjut kembali pada obrolan dengan pemilik tv. Setelah ada sedikit perbincangan selanjutnya saya bongkar tv-nya dan bersihkan debunya sambil saya cek komponen apa saja yang rusak, dan perbincanganpun dilanjutkan.

Pemilik tv : "Apakah layarnya (tabung CRT) rusak gak?"
Saya : "Memangnya kenapa dengan layarnya?"
Pemilik tv : "Tv ini saat ditonton langsung mati karena terkena petir".
Saya : "Oh begitu ya pak?"
Pemilik tv : "Iya sura petir lumayan keras dan langsung tv mati, kira-kira tabungnya ikut rusak gak?"
Saya : "Biasanya kalau untuk tabungnya jarang sekali yang kena walaupun ada kemungkinan, saya belum pernah menemukan kerusakan tv akibat petir yang kena tabungnya, mudah-mudahan gak kena pak".
Pemilik tv : "Kalau rusak tabungnya jangan dulu diservis ... pasti mahal".
Saya : "Iya pak, semoga aja gak kena layarnya".
Pemilik tv : "Kalau nanti sudah beres tolong sms saja ke nomor ini 0857-XXXX-XXXX, saya pamit dulu".
Saya : "Siap pak".

Nah ternyata sekarang ini adalah kerusakan tv akibat terkena sambaran petir.

http://rifafaelectronic.blogspot.com/2014/05/cara-servis-tv-cina-kena-petir.html
Untuk pemeriksaannya saya awali dari rangkaian power supply atau istilah lainnya blok regulator, saya coba dengan menancapkan steker colokan listrik dan ukur pada tegangan B+ yang seharusnya sekitar 115 volt pada kaki positif elco 100µ.160V ternyata jarum avo meter tidak bergerak sama sekali alias tegangan 0 volt.

Selanjutnya saya cabut dan ukur transistor horizontal 3DD2102 ternyata baik-baik saja tidak mengalami kerusakan atau biasanya short. Pengukuran saya lanjutkan pada rangkaian regulator primer dengan sambil mencolokan steker listrik dan memeriksa tegangan pada elco tegangan tinggi yaitu 100µ.400V dan ternyata voltase disini normal sekitar 280V-300V DC berarti untuk transistor regulator tidak mengalami short atau rusak, selanjutnya pemeriksaan saya lanjut pada dua buah resistor 100K ohm yang terhubung dengan kaki positif elco tersebut dan ternyata tegangan atau voltase disini drop, kecurigaan saya pada R 100K tersebut yang putus, dan langsung dibongkar dan diukur yang ternyata R ini masih dalam keadaan waras atau normal.

Daripada pusing ukur sana ukur sini, saya bongkar dan ukur satu per satu komponen-komponen bagian regulator dan rangkaian optocoupler, dan ternyata didapati beberapa komponen yang mengalami kerusakan diantaranya N501 Ic optocoupler 817, V551 C1815, V511 A1015, V512 C2655, C565 470µ.25V, C559 470µ.35V, C928 220µ.16V.

Untuk transistor dengan nomor PCB V512 dengan type C2655 saya ganti dengan transistor C3807. Setelah penggantian komponen-komponen tersebut selanjutnya saya coba tes tanpa transistor Horizontal output 3DD2102 dan ternyata sekarang tegangan B+ sudah ada 112 Volt dan ini menandakan tegangan sudah normal. Selanjutnya adalah pemasangan Tr Horizontal, dan coba nyalakan lagi televisinya dan  akhirnya  tv pun menyala dengan normal tanpa ada kendala lagi.

Nah sekian dulu pengalaman tentang Cara mengatasi tv cina akibat petir ini semoga bisa bermanfaat bagi anda sekalian...

Bagaimana dengan pengalaman yang anda temukan saat kerusakan akibat tv kena petir ini apakah ada yang sama? 



Artikel lainnya:
  1. Gambar Tv Asatron Ada Bercak Horisontal
  2. Gambar Tv Jadi Berwarna Kuning
  3. Masalah saat Penggantian Flyback pada Tv Asatron
  4. Cara Mengatasi Kerusakan TV Akibat Petir
  5. Cara Mengatasi Tv Bergambar Pelangi
  6. Cara Mengatasi Tv Mati Total
  7. Terjadi Ledakan pada Tv saat di Nyalakan
  8. Tips Cara Mengatasi Tv Tidak ada Siaran

Monday, 12 May 2014

Gambar Tv Jadi Berwarna Kuning

Gambar Tv Jadi Berwarna Kuning. Bagi sebagian montir televisi mungkin sudah sering menjumpai kasus seperti ini, tapi bagi para montir pemula atau yang masih belajar mungkin ini masih cukup merepotkan jika menemukan penyakit tv seperti ini yaitu tampilan gambar tv berubah menjadi warna kuning tidak seperti biasanya jika kita melihat gambar warna putih maka warna putih ini menjadi warna kekuning-kuningan.

http://rifafaelectronic.blogspot.com/2014/05/gambar-tv-jadi-berwarna-kuning.html

Ceritanya seperti ini yang saya alami. 
Tv ini adalah merek tv cina yaitu Tv Asatron, dimana pada awal dinyalakan gambar dengan tampilan normal seperti tv yang tidak mengalami kerusakan, tapi setelah beberapa menit sampai sekitar setengah jam atau 30 menit-an Gambar Tv Asatron ini warnanya berubah menjadi dominan warna kuning yang menyebabkan kurang enak dipandang mata.

Selanjutnya seperti biasa bongkar cover penutup body tv dan membersihkan debu yang menempel pada mesin dan tabung CRT Tv, kemudian saya lakukan pengecekan secara visual dan didapati banyak solderan yang kendor karena kualitas timah yang digunakan pada perakitan tv china untuk penyolderan tv cina biasanya dengan timah yang kurang begitu bagus sehingga kurang kuat dan mudah kendor jika terkena panas. 

Selanjutnya saya solder ulang semua yang terlihat kendor terutama pada bagian RGB warna yang terletak dan menempel pada bagian belakang CRT, dan selanjutnya coba tes dengan menyalakan tv beberapa saat dan ternyata hasilnya pun tetap sama yaitu gambar tetap berwarna kuning.

Tanpa pikir panjang saya coba ganti  ketiga transistor RGB yang ada pada PCB di belakang CRT tersebut yaitu Transistor C2482 dengan yang baru, kemudian saya tes kembali sampai satu jam lamanya dan ternyata Gambar tv sudah tidak lagi menguning. 
Alhamdulilah ternyata tidak terlalu sulit juga untuk Cara Mengatasi Gambar Tv Jadi Berwarna Kuning ini.

Karena sudah ngantuk cukup sekian saja ulasan singkat pengalaman servis untuk cara mengatasi gambar tv berubah jadi kuning ini, semoga bermanfaat...


Artikel Lainnya:
  1. Cara Merakit Tv dengan Mesin Cina
  2. Kerusakan Gambar pada TV Cina
  3. Tips Cara Servis Tv China
  4. Tv China Merk Ichiko Mati Total
  5. Gambar Tv Asatron Ada Bercakan Horisontal
  6. Masalah saat Penggantian Flyback pada Tv Asatron

Saturday, 15 March 2014

Tv China Merk Ichiko Mati Total

Selamat malam, kali ini ndenservis.com akan memposting dengan judul Tv Cina Merek Ichiko Mati Total, televisi ini berukuran 21' ultra slim.

Kata yang punya tv ini pernah diperbaiki oleh montir lain yang datang kerumah pemilik dan mainboard/mesinnya sempat dibawa oleh montir tersebut tapi tidak sampai beres alias tv masih tetap dalam keadaan matot dengan alasan ada sparepart yang harus dibeli. He he

Ok langsung saja pada pembahasannya. 
Setelah naik ke meja kerja, langsung saja saya bongkar dan tampak mesin masih bersih tidak banyak debu, mungkin karena ini tv masih terbilang baru dan mungkin sudah dibersihkan oleh servis lain.

TV cina merk Ichiko mati total
Mesin Tv Ichiko 21 u-Slim setelah Perbaikan
Setelah diperhatikan mainboard dari atas dan dari bawah sepertinya sudah ada penggantian beberapa komponen pada blok power supply atau regulator diantaranya transistor regulator D5038, Tr C3807 dan sikring atau fuse yang tampak sudah putus, dengan putusnya sikring ini sudah dipastikan kerusakan berada pada blok regulator, dan saya coba ukur kedua Tr tersebut yang sudah tampak di ganti ternyata memang short, berarti jika saya ganti lagi komponen tersebut ada kemungkinan akan mengalami lagi hal serupa yaitu short atau rusaknya komponen tersebut, pencarian kerusakan pun berlanjut pada area regulator sekunder dan pada blok horizontal dan didapatilah dioda untuk penyearah tegangan B+ dan tr horizontal tampak terukur short.

Nah inilah penyebabnya tr regulator akan terus mengalami short, dan setelah saya ukur-ukur lagi tidak ada komponen yang rusak tiba saatnya untuk mengganti kelima komponen tersebut di tambah dua elko regulator sekunder , dan setelah penggantian selesai tiba saatnya untuk mencoba menyalakan televisi, colokan steker listrik, tekan tombol power pada remote dan akhirnya tv pun menyala dengan sempurna....
Alhamdulillah akhirnya beres juga kirain akan terjadi pertempuran sengit.... He he

Sekian pengalaman saya tentang Tv China merk Ichiko mati total hari ini, semoga bisa bermanfaat bagi rekan-rekan semua pembaca blog ini.


Artikel terkait :

Sunday, 2 June 2013

Cara Merakit Tv dengan Mesin Cina

Cara Merakit Tv dengan Mesin Cina. Dua hari kemarin dapat pesanaan dari teman karibku ust.Hendra dari kp.Wangunsari ds.Patrolsari untuk merakit tv 14", yang kebetulan di rumah punya tv Toshiba rusak mesinnya karena kena serangan petir dan kerusakannya sangat parah tapi kondisi tabung CRT masih sangat bagus.

Dengan kondisi seperti itu maka saya mengganti mesinnya dengan mesin tv cina baru yang banyak di jual dipasaran.
Mengganti/memasang mesin tv dengan mesin tv cina mungkin dilakukan oleh para teknisi sebagai alternatif memperbaiki tv yang sparepartnya susah dicari atau harganya yang mungkin relatif mahal, atau mungkin alasannya seperti yang saya alami tersebut.

Ok... sekarang kita lanjut pada pembahasan memasang/merakit tv-nya.

www.ndenservis.com

Yang pertama saya lakukan adalah membongkar tv-nya serta melepaskan Tabung CRT dan bersihkan dari debu. Lepaskan Speaker dll dari chasing tv tersebut, dan selanjutnya adalah mencuci chasing tv dengan air detergen/sabun sampai bersih, kemudian menjemurnya sampai kering.

Sambil menunggu proses pengeringan, ambil mesin tv yang baru dan lepaskan dari chasisnya sampai mesin dan chasisnya terpisah, kemudian lepaskan atau copot beberapa komponen yang relatif cepat mengalami kerusakan dan ganti komponen tersebut dengan komponen yang kualitasnya bagus supaya tv tidak cepat mengalami kerusakan. Setelah penggantian selesai, solder ulang bagian yang panas seperti bagian Horizontal dan Vertikal atau lebih baik solder ulang semua komponen, karena solderan bawaan dari mesin tv cina tersebut kualitasnya kurang bagus tapi saya tidak bilang jelek lho yah...

Setelah proses diatas selesai, ambil chasing tv yang sudah bersih dan kering. Langkah selanjutnya adalah memasang switch on/off, sensor remot, panel tv, input/output untuk vcd/dvd, kabel penyambung tuner dengan jek antena, dan chasis mesin tv pasang semua sampai letaknya presisi. Gunakan baud/sekrup dan lem bakar untuk membantu merekatkannya.

http://rifafaelectronic.blogspot.com/2013/06/cara-merakit-tv-dengan-mesin-cina.html

Langkah diatas sudah selesai, selanjutnya pasangkan tabung CRT dan speaker serta  mesin tv baru.
Masukan/Pasangkan kop Flayback ke CRT, pasang kabel sensor remot, kabel panel, kabel tuner, kabel untuk dvd/vcd, kabel speaker dan soket yoke CRT (awas jangan sampai terbalik kabel Horizontal dengan Vertikal karena bisa menyebabkan kerusakan pada ic vertikal), serta pasangkan blok matrik RGB ke tabung CRT, jangan lupa pasang kabel Groung CRT. Selanjutnya kita coba jalankan tv-nya setel pengaturan screen dan  fokus pada flayback, setting parameter tv seperti untuk pengaturan merk, warna RGB, V-size dan lain-lain (lihat buku panduannya).
Langkah terakhir bereskan/rapihkan kabel-kabelnya dengan memakai pengikat , dan tutup chasingnya.

Nah, mungkin itulah sedikit kesimpulan dari Cara Merakit TV menggunakan mesin tv cina baru, karena mungkin untuk para teknisi sudah sangat memahaminya. Saya tidak menyarankan bagi yang bukan ahlinya karena bisa menyebabkan kerusakan atau mungkin berbahaya bagi keselamatan anda.

Thursday, 11 November 2010

Kerusakan Gambar pada TV Cina

Kerusakan Gambar pada TV cina yang tampak seperti gambar disamping, sedangkan suara ada atau normal merupakan suatu kerusakan yang sangat klasik yang sering dijumpai pada tv merk-merk cina ini, untuk para servis tv yang sudah ahli atau terbiasa mungkin sudah tidak aneh lagi, tapi kalau untuk pemula seperti saya mungkin masih ada yang bingung.

Pada postingan ini hampir sama dan ada kaitannya dengan postingan sebelumnya pada Tips Cara Servis TV China, bagi anda yang belum menyimaknya silahkan di lihat dulu atau bisa juga klik disini.

Dengan hadirnya tv cina ini dengan harga yang relatif murah, sudah pasti dan wajar sebagian atau bahkan semua komponenpun dengan harga yang relatif murah juga, yang akhirnya menyebabkan cepatnya rusak pada pesawat televisi ini, namun di balik kekurangannya ada juga kelebihannya yang pasti spare part atau komponen dari tv cina ini lumayan mudah di cari dan murah dipasaran tidak seperti merk tv pesaingnya.

www.ndenservis.com

Untuk cara mengatasinya, yang pertama anda lakukan adalah membuka dari tutup tvnya, kemudian keluarkan mesin tvnya dan coba perhatikan apakah elco-elco pada bagian regulator pada mengembung, mengelupas atau tampak kering bila anda mencabut elconya coba perhatikan pada karet yang terdapat dua kakinya dari elco tersebut, bila memang begitu maka elco elco tersebut perlu anda ganti dengan yang baru, jangan lupa untuk mengganti elco yang bertegangan tinggi yaitu 10µF.250V atau 22µF.250V yang menyuplai tegangan 180 volt ke RGB karena elco inilah yang menjadi biang keladi dari kerusakan gambar tersebut.

Sekian tipsnya, selamat mencoba dan semoga tidak berhasil.....

Eh salah, semoga berhasil...

Wednesday, 8 September 2010

Tips Cara Servis Tv China

Sepertinya banyak sekali produk-produk china yang menjejali negara kita ini (indonesia), mulai dari mainan anak-anak yang harganya cuman gope sampai otomotif yang harganya puluhan juta bahkan mungkin lebih. Begitupun dengan barang-barang elektronik misalkan tv yang saat sekarang ini begitu banyak keluaran dari china yang laku di pasaran oleh masyarakat kita, dengan alasan harga yang lumayan murah dibanding tv produk lain.

Harga yang murah dengan fitur/fasilitas tambahan seperti game,kalender dan yang lainnya merupakan kelebihan dari tv china ini. Nah, dengan kelebihannya ini pasti ada kekurangan, yaitu tv china ini cepet sekali mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh suhunya yang sangat panas ketika beroprasi, dan komponen yang kurang berkualitas mungkin untuk mengimbangi harga jualnya. Makanya saya sering sekali menerima pasien (tv rusak) tv cina yang usianya bahkan belum genap satu tahun. Patut berterimakasih juga nih untuk para montir tv dengan adanya tv china ini jadi banyak kerjaan dan rezekinya.....hehehe.

Ok, langsung saja pada pembahasan. Ketika kita mendapatkan pasien tv china coba tanyakan pada empunya apa keluhannya, atau perhatikan saat di nyalakan apakah tv mati total, atau hanya tampil raster saja. Dua kerusakan ini yang sangat sering sekali dialami oleh tv china.

Pertama buka dulu tv-nya, coba perhatikan solderannya apakah sudah pada pecah atau belum? Biasanya solderan pada tv china ini rawan sekali pecah akibat dari suhu panas dan kualitas timah yang kurang baik. Sebaiknya lakukan penyolderan ulang.

Selanjutnya coba perhatikan elco-elco pada bagian regulator, biasanya jika elco-elco ini rusak akan terlihat mengembung, retak-retak karet bagian bawahnya atau pastik/bungkusnya mengelupas. Bila terjadi seperti itu coba ganti elconya dengan yang sesuai ukurannya, jika sudah diganti semuanya coba nyalakan tv-nya apakah sudah normal atau belum? Bila kerusakan hanya raster saja, atau ada gambar tapi ada riakan pada gambarnya dengan mengganti elco-elco ini biasanya tv langsung normal.
Dengan kerusakan tv mati total kadang-kadang cara servis diatas bisa untuk mengatasinya, tapi sebagian juga ada yang tidak bisa, yang disebabkan dari kerusakan bagian lain seperti regulator dengan jebolnya transistor (TR) regulator, atau dari bagian horizontal seperti transistor horizontal jebol (istilah tukang servis tv) alias short, flyback dan banyak lagi kerusakan komponen lain yang dapat mengakibatkan tv jadi mati total.

Untuk cara mengatasi tv mati total, mungkin akan dibahas pada postingan selanjutnya.

Sekian, semoga bermanfaat.

Bagaimana? Apakah tips diatas bermanfaat bagi anda?