Showing posts with label Mati total. Show all posts
Showing posts with label Mati total. Show all posts

Wednesday, 28 May 2014

Cara Servis Tv Cina Kena Petir

Cara Servis Tv Cina Kena Petir. Beberapa hari yang lalu kedatangan pelanggan dengan membawa tv china merek Asatron dengan keluhan tv mati total. Untuk cara dasar perbaikan tv mati total ini pernah saya tulis pada blog ini dengan judul Cara Mengatasi Tv Mati Total bagi yang belum membacanya silahkan baca terlebih dahulu sebagai langkah-langkah awal dalam perbaikannya, dan kasus serupa inipun pernah di share disini yaitu Cara Mengatasi Kerusakan TV Akibat Petir, walaupun kasusnya sama tapi kerusakannya berbeda makanya saya share kembali pengalaman yang sekarang saya temui.

Kita kembali pada akar permasalahan dan cerita dari pengalaman Cara Perbaikan Tv China Kena Petir ini. Hasil dari perbincangan dengan pemilik bahwasanya tv ini pernah saya servis sekitar setahunan yang lalu dengan kerusakan tv mati total. Sebelum saya bongkar saya coba nyalakan tv untuk melihat gejala kerusakannya dan ternyata tv mati dan lampu led indikator tidak menyala sama sekali, sepertinya kerusakan seperti ini terjadi pada blok power supply. Ternyata cepat amat nih tv sudah mengalami kerusakan lagi, apakah tv cina kurang berkualitas atau pekerjaanku yang memang kurang benar yah...?

Tenang dulu jangan buruk sangka, kita lanjut kembali pada obrolan dengan pemilik tv. Setelah ada sedikit perbincangan selanjutnya saya bongkar tv-nya dan bersihkan debunya sambil saya cek komponen apa saja yang rusak, dan perbincanganpun dilanjutkan.

Pemilik tv : "Apakah layarnya (tabung CRT) rusak gak?"
Saya : "Memangnya kenapa dengan layarnya?"
Pemilik tv : "Tv ini saat ditonton langsung mati karena terkena petir".
Saya : "Oh begitu ya pak?"
Pemilik tv : "Iya sura petir lumayan keras dan langsung tv mati, kira-kira tabungnya ikut rusak gak?"
Saya : "Biasanya kalau untuk tabungnya jarang sekali yang kena walaupun ada kemungkinan, saya belum pernah menemukan kerusakan tv akibat petir yang kena tabungnya, mudah-mudahan gak kena pak".
Pemilik tv : "Kalau rusak tabungnya jangan dulu diservis ... pasti mahal".
Saya : "Iya pak, semoga aja gak kena layarnya".
Pemilik tv : "Kalau nanti sudah beres tolong sms saja ke nomor ini 0857-XXXX-XXXX, saya pamit dulu".
Saya : "Siap pak".

Nah ternyata sekarang ini adalah kerusakan tv akibat terkena sambaran petir.

http://rifafaelectronic.blogspot.com/2014/05/cara-servis-tv-cina-kena-petir.html
Untuk pemeriksaannya saya awali dari rangkaian power supply atau istilah lainnya blok regulator, saya coba dengan menancapkan steker colokan listrik dan ukur pada tegangan B+ yang seharusnya sekitar 115 volt pada kaki positif elco 100µ.160V ternyata jarum avo meter tidak bergerak sama sekali alias tegangan 0 volt.

Selanjutnya saya cabut dan ukur transistor horizontal 3DD2102 ternyata baik-baik saja tidak mengalami kerusakan atau biasanya short. Pengukuran saya lanjutkan pada rangkaian regulator primer dengan sambil mencolokan steker listrik dan memeriksa tegangan pada elco tegangan tinggi yaitu 100µ.400V dan ternyata voltase disini normal sekitar 280V-300V DC berarti untuk transistor regulator tidak mengalami short atau rusak, selanjutnya pemeriksaan saya lanjut pada dua buah resistor 100K ohm yang terhubung dengan kaki positif elco tersebut dan ternyata tegangan atau voltase disini drop, kecurigaan saya pada R 100K tersebut yang putus, dan langsung dibongkar dan diukur yang ternyata R ini masih dalam keadaan waras atau normal.

Daripada pusing ukur sana ukur sini, saya bongkar dan ukur satu per satu komponen-komponen bagian regulator dan rangkaian optocoupler, dan ternyata didapati beberapa komponen yang mengalami kerusakan diantaranya N501 Ic optocoupler 817, V551 C1815, V511 A1015, V512 C2655, C565 470µ.25V, C559 470µ.35V, C928 220µ.16V.

Untuk transistor dengan nomor PCB V512 dengan type C2655 saya ganti dengan transistor C3807. Setelah penggantian komponen-komponen tersebut selanjutnya saya coba tes tanpa transistor Horizontal output 3DD2102 dan ternyata sekarang tegangan B+ sudah ada 112 Volt dan ini menandakan tegangan sudah normal. Selanjutnya adalah pemasangan Tr Horizontal, dan coba nyalakan lagi televisinya dan  akhirnya  tv pun menyala dengan normal tanpa ada kendala lagi.

Nah sekian dulu pengalaman tentang Cara mengatasi tv cina akibat petir ini semoga bisa bermanfaat bagi anda sekalian...

Bagaimana dengan pengalaman yang anda temukan saat kerusakan akibat tv kena petir ini apakah ada yang sama? 



Artikel lainnya:
  1. Gambar Tv Asatron Ada Bercak Horisontal
  2. Gambar Tv Jadi Berwarna Kuning
  3. Masalah saat Penggantian Flyback pada Tv Asatron
  4. Cara Mengatasi Kerusakan TV Akibat Petir
  5. Cara Mengatasi Tv Bergambar Pelangi
  6. Cara Mengatasi Tv Mati Total
  7. Terjadi Ledakan pada Tv saat di Nyalakan
  8. Tips Cara Mengatasi Tv Tidak ada Siaran

Sunday, 18 May 2014

Tv Polytron Minimax Mati Standby dengan Led Berkedip

Tv Polytron Minimax Mati Standby. Tv Polytron Minimax Hyperband Mati Standby dengan lampu led indikator berkedip-kedip. Tv ini datang sore-sore hampir magrib dalam keadaan tv mati total tidak ada gambar maupun suara hanya lampu led indikatornya saja yang kelap-kelip sambil bunyi krak-krek krak-krek saja.

Kata pemilik tv ini katanya terdengar ledakan pada tv saat ditonton dan langsung mematikannya, yang pada saat itu ditempat tinggalnya kena tegangan tinggi dari listrik PLN sekitar 4 atau 5 bulanan yang lalu dan sama juga menimpa pada beberapa kampung disekitar tempat tinggal saya termasuk kampung saya sendiri, pada saat itu lebih dari 30 televisi di kampungku yang kena imbasnya dan memenuhi rumah saya pada saat setelah kejadian tersebut untuk diservis, dimana pada saat itu tegangan listrik PLN yang seharusnya pada tegangan normal 220V menjadi 330V yang mengakibatkan kerusakan pada alat-alat elektronik rumah tangga diantaranya televisi dan termasuk Tv Polytron Minimax ini.

Karena Penasaran setelah listrik PLN normal 220V kembali, katanya tv ini dicoba dinyalakan dan ternyata tv bisa menyala dengan normal sampai akhirnya sekarang tv mati standby dan hanya lampu indikatornya saja yang berkedip-kedip dan tidak bisa dinyalakan walaupun dipijit atau ditekan tombol program pada tv ataupun tombol power pada remot.

Setelah punya keterangan dari pemilik, saya telah menduga kerusakan yang diakibatkan dari melonjaknya tegangan listrik PLN akan mengakibatkan kerusakan dan meledaknya elco bagian power supply yang bernilai 150.400V, dan setelah tv dibuka memang benar elco tersebut kelihatan mengembung dan mengelupas pada pembungkusnya karena kelebihan tegangan, tanpa pikir panjang saya langsung menggantinya dengan elco yang baru.

http://rifafaelectronic.blogspot.com/2014/05/tv-polytron-minimax-mati-standby-led-berkedip.html

Setelah penggantian elco tersebut saya coba nyalakan tv-nya, tapi hasilnya sungguh mengecewakan karena tv reaksinya tidak berubah masih tetap dalam kondisi mati standby lampu led berkedip. Selanjutnya saya coba cek tegangan B+ yang seharusnya 115 volt ternyata tegangan drop hanya sekitar 60 volt saja itupun turun naik seirama dengan kedipan lampu indikator tv, saya coba cek komponen-komponen sekitar regulator sekunder seperti elco, dioda, kapasitor dan transistor Horizontal outputnya dan hasil dari pengukuran semua yang diukur ternyata baik-baik saja dan tidak terlihat mencurigakan.

Dari pada bingung, saya coba ganti saja beberapa elco berikut dioda tersebut, dan setelah tv dicoba dinyalakan tv tetap saja tidak berubah masih dalam kerusakan yang sama. Puyeng juga akhirnya, dari magrib sampai malam tiba penyakitnya masih juga belum ditemukan, dan akhirnya saya putuskan untuk menunda pekerjaan ini hingga esok hari.

Karena penasaran dengan kasus tv ini yang biasanya jika kasus lampu led berkedip ini tidak lama dalam pengerjaannya, akhirnya saya buka laptop untuk melakukan searching di dunia maya sambil bertanya ke mbah google dengan kata kunci "Tv Polytron Mati Standby dengan Lampu Led Berkedip", dan menemukan beberapa blog memberikan solusinya yang hampir sama yaitu mengganti elco.

Keesokannya saya coba praktekan hasil bertanya dari mbah google dan hasilnyapun tetap sama tv mati masih standby, tambah puyeng kepala.... gak putusasa sampai disini saya coba lagi browsing buka internet yang akhirnya menemukan solusi bahwa kerusakan seperti ini akibat dari short FBT (Flyback). Saking penasaran saya coba ganti Flyback-nya type BSC59G1 , dan setelah saya cari ternyata saya tidak memiliki type ini dan katanya type ini cukup sulit didapat, yang akhirnya saya ganti dengan Flyback FCB-20B061N yang sama-sama flyback untuk tv Polytron yang kebetulan punya stok satu biji.

Setelah pemasangan saya coba nyalakan tvnya, dan craaak tv pun menyala tanpa led berkedip tapi masih ada kendala yaitu raster hanya putih polos saja. Dan ini akibat dari kurangnya tegangan 185 volt untuk tegangan RGB dan pada Flyback FCB-20B061N ini kita harus merubahnya sedikit yaitu dengan cara memindahkan resistor untuk tegangan 185V dari semula ke pin 5 FBT, sekarang tukar ke pin 4 FBT atau sebaliknya. Dan akhirnya tv menyala dengan sempurna dan tinggal tunggu bayaran saja.

Sekian postingan kali ini tentang Cara Mengatasi Tv Polytron Minimax Mati Standby, semoga bermanfaat.



Artikel Lainnya:

Wednesday, 9 April 2014

Modifikasi Power supply Tv LG STR S5707

Modifikasi Power supply Tv STR S5707 dan STR S6707. Beberapa hari kebelakang dapat servisan tv jadul merk LG dengan model CA-14A32 dengan kerusakan tv mati total, dan sambil membongkar tv saya ngobrol-ngobrol dengan pemilik tv tersebut yang katanya tv ini dimatikan oleh pemilik pada saat sebelum hujan karena ditakutkan tv kena petir dan setelah hujan reda dan menyalakan tv ternyata tv tidak mau hidup alias tv matot. Setelah saya perhatikan dan saya periksa ternyata STR S5707 dalam keadaan short, saya coba cari di tempat penyimpanan sparepart dan mesin tv bekas ternyata tidak ada, setelah beberapa lama pemilik pun pamit dan meninggalkan tv ditempat saya berhubung STR harus beli dulu. Saya lanjutkan pemeriksaan tvnya siapa tau masih ada lagi komponen yang rusak, dan ternyata masih banyak ditemukan          elko yang sudah kering dan beberapa komponen lainnya seperti resistor.

Berhubung tidak ada STR S5707 tersebut saya langsung berangkat untuk membeli berikut sparepart untuk tv lainnya, alhasil STR tersebut tidak saya temukan di toko penjual sparepart langganan dan jikapun ada harganya cukup mahal, akhirnya pulang saja sambil berpikir cara untuk menyelamatkan tv LG tersebut apakah regulator tv akan saya ganti dengan Power Supply Gacun atau regulator TV bisa di modifikasi?

Akhirnya saya putuskan untuk memodifikasi saja regulator tv STR S5707 dengan transistor regulator.

CARA MODIFIKASI STR S5707 DAN 6707
STR S5707 dan STR S6707
 Untuk langkah-langkahnya adalah seperti berikut:
  • Siapkan Transistor Regulator seperti D2498, C5299 atau yang lainnya.
  • Potong kaki STR pada Pin 1 dan 3
  • Sambung kaki Transistor Regulator dengan kabel, kaki Basis sambungkan ke jalur PCB bekas kaki no 3 pin STR
  • Sambung kaki Kolektor ke jalur PCB bekas kaki no 1 pin STR
  • Sambung kaki Emitor ke kaki STR no 2 atau Ground.
  • Tempel dan baud transistor yang sudah disambung ke STR S5707 atau STR S6707 tersebut ke pendingin.
Modifikasi Power supply Tv LG STR S5707
  • Selesai

Tapi sebelum memodifikasinya pastikan dulu apakah STR pada kaki Drive(lihat gambar skema diatas) mengeluarkan tegangan berdenyut atau tidak? bila ya berarti bisa dimodifikasi, jika tidak berarti STR harus diganti dan jangan di modif.

Sekian Cara Modifikasi Power supply Tv LG STR S5707 atau STR S6707 semoga bisa membantu.


Baca juga :

Thursday, 27 March 2014

Tv Polytron u-Slim Mati Total

Pada kesempatan ini ndenservis.com ingin berbagi pengalaman Tv Polytron u-Slim mati total dengan Type PS 52UV03 yang datang beberapa hari kemarin ke rumah, dimana tv ini datang dengan keadaan mati total atau matot, dan kata pemiliknya saat tv ini sedang di tonton tv tiba-tiba mati dan keluar kepulan asap.

Singkat cerita saya buka tvnya dan seperti biasa saya bersihkan debu-debu yang ada pada mesin tv nya, setelah selesai saya lanjutkan ke proses pemeriksaan ke TKP dengan perangkat yang sudah biasa digunakan yaitu AVO meter.
Penelusuran pertama saya cek dulu secara visualisasi dan ternyata sikring putus, dan terlihat ada yang gosong yaitu sebuah lilitan pada inti ferit seperti trafo kecil yang sampai sekarang saya belum tahu namanya..... dan lilitan ini langsung saja saya bongkar.


http://rifafaelectronic.blogspot.com/2014/03/tv-polytron-u-slim-mati-total.html

Pengecekan selanjutnya yaitu saya gunakan avo meter untuk mengukur transistor FET dengan seri FQPF 7N65C pada blok POWER SUPPLY atau REGULATOR tv Polytron u-slim mati total ini yang ternyata memang short, selanjutnya pengecekan pada semua komponen seperti dioda, zeneran, resistor, kapasitor dan transistor yang ada pada blok regulator dan semuanya ternyata baik-baik saja.

Setelah pengecekan pada komponen Power supply dengan Avo meter dirasa cukup selanjutnya pengetesanpun saya lanjut ke transistor Horizontal dan ternyata masih dalam keadaan baik.
Kembali lagi pemeriksaan dengan menggunakan ESR meter yaitu untuk mengukur Elco tegangan tinggi pada blok regulator yang berukuran 220.400volt dan ternyata jarum ESR meter tidak bergerak sama sekali yang berarti elko ini dalam keadaan mati atau rusak. Setelah di temukan komponen-komponen yang rusak tersebut langsung saja semuanya saya ganti dengan yang baru, dan saya coba tes dengan mencolokan steker dan terlihat lampu led menyala yang menandakan tegangan sudah ada dari power supply.
Saya coba tekan tombol Program+ ternyata lampu tetap menyala stanby yang seharusnya lampu padam, berarti masih ada kerusakan part yang belum ditemukan.

Singkatnya dari hasil penelusuran dan pengecekan dengan menggunakan Avo meter dan ESR meter ternyata ada beberapa elco yang masih rusak yang berada pada regulator bagian sekunder, setelah dirasa tidak ada lagi kerusakan saya ganti elko-elko tersebut dengan yang baru. Dan saya coba tes dengan menyalakan tv, dan ternyata lampu stanby nyala sebentar kemudian mati dan akhirnya tvpun menyala dengan sempurna.

Nah inilah pengalaman dari Tv Polytron u-Slim Mati Total yang saya temukan, semoga bermanfaat bagi rekan-rekan semua....


Artikel terkait:

Saturday, 15 March 2014

Tv China Merk Ichiko Mati Total

Selamat malam, kali ini ndenservis.com akan memposting dengan judul Tv Cina Merek Ichiko Mati Total, televisi ini berukuran 21' ultra slim.

Kata yang punya tv ini pernah diperbaiki oleh montir lain yang datang kerumah pemilik dan mainboard/mesinnya sempat dibawa oleh montir tersebut tapi tidak sampai beres alias tv masih tetap dalam keadaan matot dengan alasan ada sparepart yang harus dibeli. He he

Ok langsung saja pada pembahasannya. 
Setelah naik ke meja kerja, langsung saja saya bongkar dan tampak mesin masih bersih tidak banyak debu, mungkin karena ini tv masih terbilang baru dan mungkin sudah dibersihkan oleh servis lain.

TV cina merk Ichiko mati total
Mesin Tv Ichiko 21 u-Slim setelah Perbaikan
Setelah diperhatikan mainboard dari atas dan dari bawah sepertinya sudah ada penggantian beberapa komponen pada blok power supply atau regulator diantaranya transistor regulator D5038, Tr C3807 dan sikring atau fuse yang tampak sudah putus, dengan putusnya sikring ini sudah dipastikan kerusakan berada pada blok regulator, dan saya coba ukur kedua Tr tersebut yang sudah tampak di ganti ternyata memang short, berarti jika saya ganti lagi komponen tersebut ada kemungkinan akan mengalami lagi hal serupa yaitu short atau rusaknya komponen tersebut, pencarian kerusakan pun berlanjut pada area regulator sekunder dan pada blok horizontal dan didapatilah dioda untuk penyearah tegangan B+ dan tr horizontal tampak terukur short.

Nah inilah penyebabnya tr regulator akan terus mengalami short, dan setelah saya ukur-ukur lagi tidak ada komponen yang rusak tiba saatnya untuk mengganti kelima komponen tersebut di tambah dua elko regulator sekunder , dan setelah penggantian selesai tiba saatnya untuk mencoba menyalakan televisi, colokan steker listrik, tekan tombol power pada remote dan akhirnya tv pun menyala dengan sempurna....
Alhamdulillah akhirnya beres juga kirain akan terjadi pertempuran sengit.... He he

Sekian pengalaman saya tentang Tv China merk Ichiko mati total hari ini, semoga bisa bermanfaat bagi rekan-rekan semua pembaca blog ini.


Artikel terkait :

Friday, 14 March 2014

Tv Polytron Over Voltage

Postingan kali ini ndenservis.com ingin berbagi pengalaman yaitu Tv Polyton Over Voltage atau over tegangan dimana tv ini sebenarnya dengan merk Polytron 20 inch tapi mesin sudah diganti dengan Mesin Tv China untuk CRT yang berukuran 29 inch.

Kata yang punya ini tv, saat tv ini ditonton terdengar suara ledakan 2 kali dari dalam televisi yang sangat mengagetkan dan tv langsung mati total kemudian langsung mematikan tv pada saat itu juga. Setelah saya perhatikan ternyata memang benar ada elco yang meletus yang berukuran 100.160 volt sebanyak dua buah, selanjutnya saya cabut elko tersebut dan menggantinya dengan yang baru, tapi tidak langsung saya coba karena dengan meletusnya elco tersebut berarti tegangan B+ pada elko tersebut melebihi batas kemampuan tegangan elko yaitu 160 volt. Dengan tegangan B+ naik seperti itu kerusakan yang biasa dialami pada sebuah pesawat televisi biasanya terletak atau bersumber dari rangkaian optocoupler.

Dengan berkesimpulan seperti itu maka pencarian kerusakan pun dilanjutkan ke rangkaian optocoupler dan didapati Resistor yang berukuran 100K putus, nah ini mungkin penyebabnya yang menjadikan elko terkapar karena tegangannya over, selanjutnya saya coba dengan mengganti Resistor tersebut dan memutuskan jalur B+ yang menuju ke Flyback (FBT) dengan cara mencabut Resistor Fuse berukuran 1 ohm 1 watt, setelah jalur tersebut terputus kemudian saya coba tes colokan steker sesaat sambil mengukur tegangan B+ menggunakan Avo meter, dan alangkah terkejutnya karena tegangan B+ terukur lebih dari 200 volt, dan langsung saya cabut lagi stekernya karena kalau kelamaan elco bisa meletus lagi.

Pemeriksaan pun terus berlanjut ke komponen lainnya pada blok optocoupler dan ternyata tidak ditemukan satu pun komponen yang mencurigakan atau rusak, yah daripada bingung saya ganti saja semua komponen tersebut diantaranya R150k, R47K, R5K6, Tr C1815, Tr A1015, Ic 817, dan dioda zener. Setelah penggantian saya coba lagi colokan steker untuk mengetes tegangan B+ dan ternyata teganganpun sekarang semua jadi normal.

Setelah masalah tersebut selesai baru ingat nih... Transistor horizontal belum diukur apakah ikut short atau tidak? Dan saya ukur ternyata Tr inipun ikut tewas terkapar karena tidak kuat menahan tegangan sebesar itu mungkin, langsung saja saya ganti dan coba nyalakan tv, dan ternyata gambar muncul tapi suara bisu walaupun Volume sudah dibesarkan, pikirpun langsung saja tertuju pada IC audio yang berseri AN17821A dan saya ganti dengan AN17831A karena kebetulan stok AN17821A sedang kosong, setelah penggantian IC tersebut langsung saya coba nyalakan lagi televisinya dan ternyata audio/suara sekarang muncul tanpa kendala. Alhamdulillah akhirnya selesai juga Tv Polytron dengan Mesin China Over Tegangan ini.

Sekian, semoga bermanfaat.....


Artikel terkait :

Sunday, 9 March 2014

Tv Samsung Pseudo Strereo Mati Total

Selamat malam buat rekan-rekan semua, kali ini ndenservis.com ingin berbagi pengalaman dari yang saya dapatkan atas pekerjaan sehari-hariku sebagai servis televisi. Kali ini saya akan menuliskan tentang kerusakan Tv Samsung Pseudo Strereo Mati Total.

Pada hari kemarin dapat servisan yaitu datang tv samsung 15 inch dimana kerusakannya mati total atau matot bahkan lampu led tv samsung ini pun tidak menyala sama sekali, langsung saja saya bongkar dan membersihkan debunya sambil mengamati barangkali ada komponen/sparepart yang hangus atau  gosong, dan ternyata semuanya tidak ada tanda-tanda terjadi pembakaran baik biasa atau secara tragis, intinya komponen dalam keadaan baik jika di analisa secara visualisasi.

Setelah pembersihan debu selesai, langsung saja tvnya saya naikan ke meja operasi untuk dilakukan penganalisaan dan pengukuran tegangan dan komponennya, dan saya coba nyalakan dengan menyolokan steker ke listrik, dan dengan mengukur tegangan yang ada pada elco yang bervoltase 400 volt yang ternyata hasilnya 0 volt yang terukur pada avometer, kemudian saya cabut stekernya dan coba melihat fuse/sikring dan ternyata putus, nah.... ini dia biang keladinya, tapi sebelum penggantian saya coba cari penyebab  putusnya sikring ini yaitu dengan cara mengukur pada kaki elco tegangan tinggi 220.400v ternyata jarum Avometer melesat yang berarti terjadi short pada bagian regulator tv ini, langkah selanjutnya saya cabut ic regulator dengan type KA5Q0765RT dan coba ukur lagi pada kaki elco tadi yang ternyata sudah tidak short lagi dengan tidak bergeraknya jarum Avometer.

Setelah ukur sana-sini akhirnya berkesimpulan bahwa yang rusak hanya fuse dan Ic regulatornya, dan coba saya ganti dengan yang baru.
Setelah penggantian kedua pemain tersebut selesai sekarang tiba saatnya untuk mencoba menyalakan tvnya, setelah dicoba dan akhirnya lampu ledpun menyala kemudian padam dan nyala lagi, selanjutnya saya tekan power pada remote tv dan alhamdulillah..... tv pun star dengan selamat dan B+ terukur normal 125 volt.

Nah sekian pengalaman dari hasil bongkar Tv Samsung Pseudo Strereo ini yang mati total semoga ada manfaatnya.....!

Artikel terkait:

Saturday, 6 April 2013

Samsung Slim Over Tegangan B+

Assalamua'lakum....

Sudah lama tidak update blog ini, jadi kangen juga buat curat-coretin ini blog ... Baiklah kita mulai saja biar ga jadi panjang basa-basinya.

Hari kemarin sore kedatangan tetangga yang bawa tv Samsung Slimfit DNIejr ke rumah, dengan keluhan katanya saat tv dinyalakan muncul suara "taak..." yang sangat mengagetkan, dan setelah tv menyala gambar  sangat lebar kesamping kiri-kanan dan agak menyempit diatas dan bawah. Setelah ngobrol-ngobrol sama pemiliknya, saya mengira kerusakan tv ini pasti kerusakan dari tegangan B+ naik atau over alias berlebih dari yang semestinya.

Tanpa basa-basi langsung saja bongkar nih tv dan bersihkan debunya yang menempel di mesin tv. Sebelum berlanjut kepengukuran, saya cek dulu secara visualisasi siapa tau ada komponen yang gosong, dan ternyata komponennya baik-baik aja. Langkah selanjutnya saya putuskan dulu B+ yang nyambung ke FBT dengan melepaskan L yang bertugas menghubungkan B+ ke FBT, kemudian memasang lampu pijar 60 watt secara paralel ke elko B+ sebagai beban pengganti FBT, setelah beres sekarang coba colokan steker tvnya dengan mengukur tegangan B+ dengan AVO meter dan ternyata tegangan normal sekitar 120 volt DC, waah.... kalau gitu bukan tegangan B+ yang over, apanya yah....???

Nah... analisa sekarang karena tegangan normal kemungkinan kerusakan terjadi pada bagian horizontal, tanpa pikir panjang saya bongkar kapasitor-kapasitor tegangan tinggi dan dioda yang ada di sekitar blok horizontal dan melakukan pengukuran, dan ternyata semua pada normal tidak ada kejanggalan.
Waduh, jadi mumet juga.... daripada pusing saya langsung ganti aja kapasitor2 dan diodanya siapa tau jadi normal dan ternyata setelah penggantian selesai saya coba nyalakan tvnya sambil mengukur B+, setelah tv nyala ternyata gambarpun jadi normal... wah senangnya hatiku ternyata berhasil. Sambil perhatikan gambar tvnya dan senyum gembira gak lama kemudian gambar mulai lagi kambuh membesar dan mengecil, sambil saya lihat avo meter ternyata teganganpun ikut naik sekitar 160 volt langsung saya matikan tvnya karena takutnya kerusakan merembet ke yang lainnya.

Nah, berarti kerusakan masih berada pada bagian regulator.
Langkah selanjutnya saya ubek-ubek di bagian regulator seperti pada skema dibawah (walaupun ini bukan skema yang sebenarnya tapi mirip), yang saya ukur semua komponen yang saya lingkari tanda merah. Karena disinilah yang biasanya menyebabkan tegangan B+ menjadi over, mulai dari R, D, C dan IC, tapi semua terukur baik-baik saja, karena penasaran saya ganti saja semua komponen tersebut dan alhasil setelah saya coba nyalakan ternyata tegangan masih tetap 160 volt.
Sambil berpikir, iseng-iseng saya ukur satu persatu jalur yang ada pada blok tersebut, dan didapati kaki tengah ic803 (pada skema) yang ke GND ternyata ada yang putus.

Nah... inilah mungkin penyebabnya, langsung saja saya sambung dengan kabel antara kaki IC tersebut dengan GND dan sekarang tinggal coba nyalakan tvnya.... dan ternyata..... Alhamdulillah tvpun jadi normal.

http://rifafaelectronic.blogspot.com/2013/04/samsung-slim-over-tegangan-b.html


Nah itulah pengalaman ubek-ubek  Samsung slimfit tv DNIejr over tegangan B+ yang saya temukan, bagaimana dengan pengalaman yang anda temukan pada tv yang over B+...???


Artikel terkait:

Saturday, 15 January 2011

Polytron 3 in 1 Lambat Menyala/Start

Kemarin dapat servisan tv Polytron 3 in 1 (123) dengan type PN 14123M miliknya tetangga dengan kerusakan tv mati dan lambat menyala/start.
Kerusakan yang sudah menjadi kebiasaan atau umum pada tv merk Polytron dengan kerusakan seperti ini, mungkin untuk rekan-rekan yang sudah terbiasa menemukan kerusakan seperti ini sudah dapat mengira kerusakannya , paling-paling dari kerusakan elco 10µF.63volt, perkiraanku juga sama begitu....

Langsung saja saya bongkar dan membersihkan debu-debunya yang menempel dan menutupi komponen tv, setelah terlihat dengan jelas baru ingat nih tv sudah pernah saya perbaiki baru 4 tahunan kebelakang tepatnya tahun 2006 silam, dengan kerusakan tv lambat star dan tv dalam keadaan standby.

Dengan rasa percaya diri dan keyakinan yang tinggi saya pun langsung cabut elco 10µF.63volt (mungkin elco ini lagi yang rusak) dan menggantinya dengan yang baru, kemudian dicoba dinyalakan ternyata tv tidak ada reaksi sama sekali alias tetap ga mau hidup, setelah diperhatikan dengan mengamati lampu standby, ternyata lampu standby menyala hanya sebentar saja seperti tv dalam keadaan normal.

http://rifafaelectronic.blogspot.com/2011/01/polytron-3-in-1-lambat-menyalastart.html

Sambil berpikir saya pun coba cek tegangan B+ nya ternyata voltase disini hanya 70volt dan menaik sedikit-sedikit sampai tegangan normal 115volt dan tv pun menyala tapi itu dibutuhkan waktu yang cukup lama, setelah di cek kesana kemari akhirnya ditemukan juga biang kerok dari kerusakan ini dengan mengganti C505 yaitu elco 1000µF.25volt seperti yang tampak pada gambar diatas, dan setelah saya coba nyalakan ternyata tv pun langsung menyala dengan agresif alias normal langsung start.....

Nah, itu dulu pengalaman dari saya semoga bermanfaat....

Artikel terkait :


Friday, 10 December 2010

Cara Mengatasi Kerusakan TV Akibat Petir

Di musim penghujan ini yang mengakibatkan banjir di daerah-daerah dataran rendah, juga hujan ini yang disertai dengan petir yang bisa membahayakan banyak hal diantaranya yaitu sering sekali mengakibatkan kerusakan pada pesawat televisi atau TV.

Sebelum membahas Cara Mengatasi Kerusakan TV Akibat Petir berikut ini Tips untuk menghindari terjadinya  TV kena petir:


Sebaiknya yang harus kita lakukan diantaranya yaitu ketika hujan datang yang ditandai dengan adanya petir, sebaiknya pesawat TV dimatikan saja dan mencabut steker kabel AC TV dari terminal listrik PLN, dan kalau TV menggunakan antena luar sebaiknya cabut jek antena yang menancap di belakang TV.

Nah, sekarang saya akan berbagi pengalaman untuk para teknisi yang mungkin sering sekali mendapatkan servisan tv rusak akibat petir ini.
Pada hari kemarin sayapun  mendapatkan pasien tv rusak akibat tersambar petir  dengan merk MITSUKOSHI 14", yang mengakibatkan tv mati total.

Pertama saya bongkar dulu tvnya, kemudian langsung saya cek pada fuse, transistor regulator, elco 100µF 400V dan transistor Horizontal ternyata semua ok, kemudian saya coba nyalakan sambil mengecek tegangan pada B+ tepatnya pada elco 100µF 160V ternyata tegangan hanya dibawah 10V saja yang seharusnya 110-115V dalam kondisi normalnya.
Kemudian saya lanjutkan pemeriksaan pada komponen disekitarnya dan akhirnya mendapatkan sebuah transistor V553 yang memberikan tegangan pada IC PC817 yaitu transistor 2SC1815 short, lalu saya ganti dan langsung di coba lagi, ternyata tegangan naik jadi 70V, dan sepertinya tv dalam keadaan standby sambil menekan nekan tombol chanel tapi tidak ada reaksi sama sekali, kecurigaan pun merujuk pada eeprom atau memory 24C08 dan IC program LC863528B (4TR4).

http://rifafaelectronic.blogspot.com/2010/12/cara-mengatasi-kerusakan-tv-akibat.html

Pertama di coba dengan mengganti IC memory tapi hasilnya nihil, dan kesimpulan yang kedua yaitu dengan harus mengganti IC program. Dengan mencoba membeli di toko elektronik terdekat ternyata tidak ada...
Wah, gimana nih setiap mencari IC program selalu jarang tersedia, akhirnya saya kembali kerumah  ngubrak-ngabrik mesin tv bekas... siapa tahu ada, dan saya menemukan mesin tv Akira dengan IC programnya TH-50J2 (3XR2) yang setelah diamati ternyata hampir mirip jalur jalurnya, tidak tunggu lama-lama langsung saja saya pasang dan coba dinyalakan.
Ketika tv dinyalakan ternyata tv pun menyala...... Wah senangnya hatiku, tapi ternyata masih ada satu lagi kerusakan sepertinya yaitu siaran tv yang kurang jelas/bersih alias ada semutan.
Tugas selanjutnya saya coba program ulang yaitu mengisi siaran dengan cara auto search, tapi tetap saja tidak ada hasilnya. Dengan sedikit berpikir akhirnya saya cek tegangan-tegangan pada tuner dan didapatlah tegangan untuk UHF,VHF I dan III tidak ada sama sekali yaitu 0V mungkin akibat perbedaan dari IC program yang kurang sesuai, tapi tidak ambil pusing saya putuskan saja jalur PCB dari tegangan UHF tuner dengan pisau kater kemudian menjampernya langsung dengan VCC 5V tuner untuk memberikan tegangan pada UHF tuner, langkah terakhir adalah mencoba menyalakan lagi tvnya.
Dan ternyata tvpun menyala  normal dengan sukses...

Sekian, Cara Mengatasi Kerusakan TV Akibat Petir. Selamat berkarya........


Wednesday, 10 November 2010

Terjadi Ledakan pada Tv saat di Nyalakan

Terjadi ledakan ketika menyalakan pesawat Televisi, mungkin saja sebagian orang pernah mengalami seperti ini yang bisa menimbulkan kaget, gemetaran atau teriak histeris karena kaget, bahkan mungkin ada juga yang trauma untuk menyalakan lagi Tv.

Hal seperti ini sering saya dengar baik dari para pelanggan atau konsumen yang membawa tv korban ledakan tersebut bahkan saya sendiri yang mengalaminya, tapi jangan berfikir ledakan ini seperti ledakan bom yah..!

OK, langsung saja ke pembahasan.

Komponen pada pesawat televisi dapat meledak seperti:

Akibat dari tegangan atau voltase yang diluar batas kemampuan
komponen tersebut, misal yang sering terjadi pada sebuah Elco 100.160V yang mendapat tegangan B+ 250volt atau bahkan lebih akibat lolosnya tegangan dari kerusakan rangkaian power supply tv maka elco ini akan meledak, sebab untuk tegangan normal B+ adalah antara 115volt, dan batas kemampuan elco ini maksimal 160volt seperti yang tertera pada elco tersebut dan akibatnya tv akan mengalami mati total. Atau komponen lain pun bisa terjadi akibat tegangan berlebih misal IC, transistor atau komponen kecil lainnya tapi ini hanya menimbulkan ledakan kecil saja.

Untuk mengatasi tegangan berlebih ini yang diakibatkan dari kerusakan rangkaian power supply atau regulator, pastikan dulu komponen-komponen yang ada pada bagian ini diperiksa dulu seperti elco kecil, resistor atau tahanan, dioda zener, IC optocoupler (biasanya PC817), dan yang lainya yang berada pada rangkaian power supply ini.

Kemudian ledakan yang sangat mengagetkan adalah dari akibat kebocoran Flyback dan keretakan dari tabung CRT.

Bila terjadi kebocoran kecil pada flyback, kop flyback atau kabel flyback bisa anda atasi dengan cara menggunakan lem, misal dengan lem besi, lem lilin, autosil,  atau lem yang lainnya yang bisa menutupi dari kebocoran tersebut kemudian balut dengan isolasi bila terjadi kebocoran pada kabelnya.
Ledakan pada kop Flyback yaitu karet yang nempel pada CRT, ditimbulkan karena tegangan out dari flyback yang berlebih atau bisa juga bocor atau kurang melekatnya kop ini bisa dengan mencoba menggantinya bila dirasa kurang melekat, bila masih juga coba periksa Capasitor yang bertegangan 1.6KV yang mengopel antara kaki kolektor transistor Horizontal dan ground, kemungkinan kapasitasnya sudah mulai menurun, bila perlu coba ganti yang baru.
Bila kebocorannya cukup besar maka saya anjurkan untuk mengganti flybacknya, biar aman.

Untuk kebocoran atau keretakan dari layar, tabung , atau CRT ini mungkin gak ada obatnya  selain menggantinya.

Untuk mengatasi hal diatas anda harus hati-hati karena tegangan yang dikeluarkan dari flyback yang sangat tinggi dan berbahaya berkisar antara 25KV. Bila anda bukan servis tv sebaiknya diserahkan pada ahlinya.

Sekian tipsnya, semoga bermanfaat...

Thursday, 9 September 2010

Cara Mengatasi Tv Mati Total

Selamat Idul Fitri 1431H

Tv mati total, mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita apalagi untuk para montir Televisi.  Dan banyak sekali faktor penyebab yang mengakibatkan kerusakan seperti ini, diantaranya bisa diakibatkan dari  kerusakan bagian:
Power supply (Regulator)
Horizontal
Oscilator
Program.

Sekarang saya menjelaskan cara perbaikan dasar untuk Tv Mati Total.
Pertama coba perhatikan ketika tv di coba dinyalakan, apakah lampu stand-by menyala?
Bila tidak, dipastikan tv dalam kerusakan bagian Power Supply. Cara mengatasinya, Buka dulu penutup belakang tvnya, perhatikan apakah sikring/fuse dalam keadaan putus atau tidak? Bila putus, ganti dengan amper yang sesuai. Coba nyalakan tv apakah nyala atau tidak? Bila sikring putus lagi, berarti ada kerusakan yang lain, coba ukur kaki elco yang berukuran voltase besar(400V) dengan avo meter dalam posisi ohm, bila jarum avo meter bergerak saat di bolak-balik berarti ada kmponen yang sort, selanjutnya coba ukur transistor yang besar yang nempel pada pendingin, ukur dengan avo meter, tempelkan kabel hitam avo di kaki tengahnya kemudian kabel yang satu lagi ke 2 kaki transistor yang lainnya secara bergantian bila jarum avo bergerak berarti transistor ini rusak, coba ganti dan nyalakan tvnya. Bagaimana kalau jarum avo tidak bergerak berarti transistor dalam keadaan baik, penelusuran selanjutnya coba ukur 4 dioda sebelum elco 400v dengan avo meter pada posisi ohm, bila di ukur bolak balik jarum avo bergerak berarti dioda ini rusak, ganti dan coba nyalakan lagi tv-nya.

Bila tv masih tidak menyala berarti kerusakan ada pada bagian horizontal, coba ukur transistor yang berada pada pendingin dekat flyback, mengukurnya sama seperti mengukur transistor diatas, bila semuanya sort berarti ini yang rusak, ganti dan coba nyalakan tvnya. Kerusakan dari bagian horizontal ini juga kadang lampu led stand-by menyala tapi tv tidak mau star karena tegangan sort pada transistror horizontal tersebut.

Nah, mungkin itu saja sebagai panduan dasar mengatasi tv mati total.
Sekian, dan semoga bermanfaat....


Artikel terkait :